
PENERAPAN SEFT DI BERBAGAI BIDANG
1. Individu
Berapa banyak orang yang stagnan atau terhenti pengembangan dirinya hanya karena tidak dapat mengatasi satu atau beberapa masalah pribadi.Berusaha mengembangkan diri dengan masih memikul beban emosi yang belum terselesaikan ibarat mengendarai mobil dengan hand rem terkunci (saya beberapa kali mengalaminya). Kita tetap bisa maju, tetapi tersendat-sendat, tidak bisa full-speed.
SEFT adalah teknologi yang membantu kita membebaskan diri dari masalah-masalah pribadi tersebut. Dengan kata lain, menyelesaikan unfinished business yang tertunda, PR yang belum terselesaikan. Setelah bebas dari belenggu “penjajahan emosi”, barulah kita dapat melangkah lebih jauh untuk mengembangkan potensi diri dengan optimal. Mengolah diri menjadi manusia paripurna.
2. Keluarga (Hubungan Suami-Istri dan Mengasuh Anak)
Keluarga adalah tempat kita mendapatkan “kepuasan terbesar”, tetapi juga berpotensi menjadi sumber “kepedihan terdalam”.
Orang bilang keluarga bisa menjadi surga dunia, tetapi juga bisa menjadi neraka dunia. Kebahagian atau kepedihan dalam keluarga sebagian besar berkaitan dengan “hubungan” yang terbangun antara suami-istri dan orang tua-anak. Dalam bidang ini (membangun hubungan yang kokoh), SEFT bisa menjadi alat bantu yang sangat bermanfaat. Kita bisa menggunakan SEFT untuk menetralisir emosi negatif yang sering timbul dalam keluarga, misalnya:
# Rasa cemburu yang berlebihan
# Mudah tersinggung atau mudah marah
# Rasa kecewa karena istri/suami/anak tidak bersikap seperti yang kita harapkan
# Rasa terlalu posesif atau protektif yang tidak produktif
# Rasa takut kehilangan
# Hilangnya romantisme atau rasa cinta
# Ingin (dan bernafsu untuk) selingkuh
3. Sekolah
SEFT bisa digunakan oleh guru, pelajar, dosen dan mahasiswa untuk menyelesaikan berbagai masalah yang berkaitan dengan pendidikan, misalnya:
# Guru dapat mengajarkan SEFT (atau melakukan SEFT atau Surrogate SEFT) pada muridnya yang mengalami gangguan emosi (bandel, sukar konsentrasi, malas belajar, moody, masalah yang berkaitan dengan perubahan hormon seksual pada remaja,dsb).
# Pelajar/Mahasiswa dapat menggunakan SEFT saat malas belajar, mempelajari pelajaran yang dibenci, menghadapi guru/dosen killer, atau nervous menjelang ujian, serta mengendalikan emosi untuk meraih prestasi yang tinggi.
# Guru bimbingan dan konseling (BK) dapat bekerja jauh lebih efektif dan efisien dengan mempraktikkan SEFT.
4. Bisnis
Dunia bisnis saat ini penuh dengan tantangan yang semakin berat karena ketatnya persaingan, sekaligus menawarkan peluang yang sangat besar bagi mereka yang siap berjuang untuk menang !!! Kunci kemenangan dalam dunia bisnis (juga dalam bidang lain) adalah peak performance (kinerja unggul).
Kinerja unggul ini bisa berupa prestasi penjualan yang mengesankan, tingkat produksi yang tinggi, ide-ide kreatif inovatif, budaya kerja yang efisien, dsb. Dalam hal ini, SEFT dapat digunakan untuk mengatasi berbagai masalah yang sering menghambat businessman/woman untuk melakukan kinerja unggul seperti :
# Takut gagal atau takut sukses
# Kesulitan dalam menyusun target (goals) atau dalam mengeksekusinya
# Takut berbicara di depan publik (memberikan presentasi)
# Takut ditolak (masalah utama orang ngeri dan enggan)
# Bekerja di dunia sales atau network-marketing
# Cemas menjelang negosiasi atau bertemu prospek atau klien
# Malas atau enggan (tidak termotivasi), dsb.
0 comments:
Post a Comment